Profil Lembaga

Sejarah Ringkas
Lembaga Penelitian Universitas Syiah Kuala merupakan salah satu unsur pelaksana akademik yang melaksanakan tugas pokoknya di bidang riset. Pada awalnya Lembaga ini berstatus sebagai Pusat Penelitian Universitas Syiah Kuala yang dibentuk berdasarkan SK Mendikbud No. 0217/O/1982 dan dioperasikan berdasarkan SK Rektor Universitas Syiah Kuala No. 11 Tahun 1983. Baru sejak tahun 1993 hingga sekarang, berdasarkan SK Mendikbud No. 0128/O/1993 dibentuk Lembaga Penelitian Universitas Syiah Kuala.
Sebagai sebuah lembaga yang memiliki fungsi dan tujuan yang spesifik, maka diperlukan untuk pembentukan pusat-pusat studi yang diarahkan untuk lebih fokus kepada bidang-bidang kajian tertentu. Hingga saat ini Lembaga Penelitian Universitas Syiah Kuala memiliki 17 pusat-pusat studi.
Sejak didirikan pada tahun 1983 hingga sekarang Lembaga Penelitian Universitas Syiah Kuala telah mengalami 7 kali pergantian Ketua Lembaga yaitu :
I. Periode 1983 – 1985 Prof. Dr. Noeryanto Wignyo Susastro, M.Sc
II. Periode 1986 – 1994 Prof. Drs. Soegyarto Mangkuatmodjo
III. Periode 1994 – 1997 Prof. Dr. Ir. Zainal Abidin Pian, M. Sc
IV. Periode 1997 – 2000 Prof. drh.Damrin Lubis, M.V.Sc
V. Periode 2000 – 2004 Prof. Dr. Mas’ud D. Hiliry, MA
VI. Periode 2004 – 2008 Prof. Dr. Syamsul Rizal
VII. Periode 2008 – 2013 Dr. Musri, M.Sc
VIII. Periode 2013 – sekarang Prof. Dr. Ir. H. Hasanuddin, M.S.
Secara struktural, Lembaga Penelitian merupakan bagian dari struktur organisasi Universitas Syiah Kuala yang melaksanakan sebagian tugas pokok dan fungsi Universitas Syiah Kuala di bawah Rektor. Lembaga Penelitian dipimpin oleh seorang Ketua yang diangkat dan bertanggung jawab kepada Rektor yang dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dibantu oleh Sekretaris Lembaga Penelitian.
Dalam menjalankan tugasnya Lembaga Penelitian mempunyai tujuan sebagai berikut: (1) Meningkatkan keahlian dosen Universitas Syiah Kuala dalam melakukan riset; (2) Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil riset dan pengembangan IPTEKS; (3) Meningkatkan kemampuan dosen dalam penulisan karya ilmiah yang berkualitas menurut standar ilmiah (4) Meningkatkan kuantitas dan kualitas dosen dalam pengabdian masyarakat melalui penerapan hasil riset dan (5) Membangun kerjasama/kemitraan dengan berbagai instansi melalui kegiatan riset yang saling menguntungkan.
Lingkup tugas Lembaga Penelitian Universitas Syiah Kuala adalah membina dan mengkoordinir pengembangan IPTEK melalui kegiatan riset dan pengkajian. Mengkoordinir, memantau dan mengevaluasi kegiatan riset yang diselenggarakan oleh Pusat Studi dan fakultas serta unit kajian yang merupakan bagiannya, ikut mengusahakan dan mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan serta mengadakan pengawasan hasil riset dengan perlidungan hak cipta.

Rencana Strategis
Lembaga penelitian sebagai salah satu ujung tombak dalam pelaksanaan dan pengembangan riset di universitas syiah kuala dirancang untuk mampu menjadi lembaga riset tangguh, mampu merumuskan, mendesain, dan melaksanakan kebijakan riset dan pengembangan untuk mendukung proses pembangunan daerah maupun nasional

Visi, Misi dan Tujuan

A. Visi
Lembaga Penelitian Universitas Syiah Kuala adalah menjadikan lembaga riset terkemuka dalam pengembangan IPTEK, serta berkemampuan mendesain, merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan strategi pembangunan, sehingga berkompetensi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

B. Misi
1. Menyelenggarakan dan pengembangan riset menurut kebutuhan pembangunan daerah, nasional, dan internasional
2. Membangun dan meningkatkan kemitraan riset antar instansi terkait
3. Mengeksploitasi dan mengeksplorasi fokus riset-riset unggulan
4. Menghasilkan peneliti-peneliti kompetitif
5. Diseminasi hasil-hasil riset melalui jurnal ilmiah, seminar, konferensi, simposium dan pameran
6. Mewujudkan link and match antara riset, pendidikan dan pengabdian masyarakat
7. Mempercepat pengembangan PT menuju universitas riset.

C. Tujuan
1. Melakukan konsolidasi Kelembagaan Lembaga Penelitian melalui program reformasi, pembaharuan dan pemekaran terhadap organisasi dan kelembagaan secara stuktural dan fungsional, yang mengarah untuk perwujudan Reseach University;
2. Restrukturisasi dan reformasi Lembaga Penelitian yang mampu berdampak pada peningkatan dan penguatan kinerja pada strata paling bawah (bottom-up), yaitu peer group peneliti;
3. Membuat analisis komoditas dan pasar riset dan produk riset pada tataran lokal, nasional dan internasional;

4. Membangun jaringan, menciptakan lingkungan dan iklim kemitraan dalam aktivitas riset; dan
5. Meningkatkan mobilisasi produk riset

Print Friendly, PDF & Email